Hanya Di Luwuk Saja

12.22.00

Hanya ada di Indonesia. Kalo nggak salah, acara ini ada setiap pagi di sebuah acara berita yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta di negeri ini. Acara tersebut berisi tentang fenomena-fenomena yang hanya ada di Indonesia. Mulai dari makanan sampai kebiasaan rakyat negeri yang jumlah penduduknya sudah lebih dari dua ratus juta ini.

Nah, saya juga nggak mau kalah dunk. Secara saya tinggal di sebuah kota yang namanya masih cukup asing di telinga rakyat Indonesia, yakni di Luwuk. Tau nggak Luwuk itu dimana? Nah, belom tau khan? Karena itulah, saya ingin membagi fenomena-fenomena yang hanya ada di Luwuk. Atau tepatnya, khas Luwuk deh. Kan bisa jadi fenomena ini ada di daerah lain, tapi dengan nama yang berbeda. Kali aja ada di antara Anda yang suatu hari nanti penempatan di Luwuk inih^^. Ok, kita mulai yuks^^.

Sambel Ijo

Suka masakan Padang? Nah, kalo suka, biasanya ada satu hidangan yang khas banget masakan Padang ini. Namanya sambel ijo. Tau donk. Itu tuh, sambel yang dibuat dari cabai hijau dan diulek agak2 kasar. Nah, kalo makan di warung Padang nggak pake sama yang namanya sambel ijo ibarat makan sayur tanpa sayuran, alias nggak lengkap.

Kalo Anda berkunjung ke Luwuk, coba deh cari warung masakan Padang dan tanya, ada sambel ijonya apa nggak. Dan jawabannya adalah tidak ada. Ketika saya tanya kenapa, seorang ibu yang memiliki sebuah warung Padang berkata kepada saya, "Orang sini nggak doyan sambel ijo pak. Kalau pun dibuat ntar saya bisa dibilang orang pelit karena nyajiin sambel yang cabenya masih mentah".

Yah, begitulah.

Martabak Telor dan Terang Bulan

Mau beli martabak manis di Luwuk? Hati2 lho, jangan sampe kebolak-balik. Kenapa? Karena kalau kita mau beli martabak manis tapi pas bilang ke penjualnya kita mau beli martabak, bisa-bisa kita dibuatin martabak telor. Karena kalau mau beli martabak manis, tapi bilangnya terang bulan, bukan martabak. Di Luwuk, Terang bulan itu berarti martabak manis, dan martabak berarti martabak telor.

Oh iya, di Luwuk juga jangan harap bisa dapet martabak telor yang bahan dasarnya telor bebek. Karena orang Luwuk nggak doyan. Aneh rasanya, begitu kata mereka. Padahal justru martabak yang pake telor bebek itu yang enak.

Oncom

Anda yang combrolovers tentunya tau donk sama yang namanya oncom. Itu lho, makanan ringan yang dibuat dari parutan singkong, kelapa, dan diisi dengan tumis oncom. Di Luwuk, jangan harap bisa ketemu sama makanan yang satu ini. Karena di Luwuk tidak ada oncom. Tanyalah ke mama-mama di pasar-pasar Luwuk apa itu oncom, dan pastikan mereka akan menggeleng sembari berbalik bertanya, "Apa itu oncom?"

Yah, secara ndak ada oncom, akhirnya saya kalau mau buat sayur asem terpaksa nggak pake oncom deh. T_T

Ojek

Sebagaimana Bogor yang (katanya) dijuluki dengan kota yang banyak angkot, maka Luwuk dijuluki sebagai kota seribu ojek. Bayangin aja, ada sekitar seribu tukang ojek di Luwuk ini, malah bisa jadi jumlahnya bisa lebih dari itu. Padahal dulu jumlah tukang ojek dibatasi oleh pemerintah agar tidak semrawut dan lebih tertib. Namun dengan bergantinya birokrasi tentu saja akan membawa kebijakan baru buat warganya.

Efeknya? Kalo bisa hindari deh berjalan kaki di Kota Luwuk. Karena apa? Karena baru keluar rumah udah diklakson sama tukang ojek. Baru jalan sedikit udah diklakson tukang ojek lainnya. Belom lagi wajah-wajah nyalang para tukang ojek yang sedang berburu calon penumpang, ngebikin jalan santai di Luwuk jadi bikin ilfill ajah.

Nah, itu baru sebagian kecil aja beberapa fenomena yang hanya ada di Luwuk. Sisanya nanti disambung lagi, insya Allah. Secara masih ada banyak cerita yang mau saya sharing tentang Luwuk dan pernak-perniknya. Nah, bagaimana dengan daerah Anda?
Author fakta.id

Wahid Nugroho

Ini adalah blog pribadi. Semua yang tertulis di dalam blog ini adalah pendapat dan sikap saya secara pribadi dan tidak terkait dengan sikap dari instansi tempat saya bekerja.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

4 celoteh

Write celoteh
yordaniac
AUTHOR
27 Juni 2011 11.18 delete

luar biasa luwuk!
saya jadi ga pengen kesana :(

Reply
avatar
Wahid Nugroho
AUTHOR
27 Juni 2011 11.46 delete

saya belum lama di Luwuk pas bikin ini kayaknya, jadi masih cetek banget info tentang Luwuknya. insya Allah akan diapdet ke depannya, supaya makin banyak insan2 muda djp yg berminat menggantikan posisi ane di sini :D

Reply
avatar
6 Februari 2012 13.18 delete

Bukan hanya di Luwuk saja Pak...
Di Palu juga...
Martabak manis disebutnya TERANG BULAN...
Martabak asin disebutnya MARTABAK...
Terus angkot juga disebutnya TAKSI...
Sedangkan taksi disebutnya TAKSI ARGO...
Soalnya angkotnya anter sampai tempat tujuan...
Awal-awal saya bingung... Tapi lama kelamaan jadi terbiasa dengarnya... Tambah lagi bahasa-bahasa orang Palu yang bilang orang jadi DORANG... Ada juga yang pake SO maksudnya sudah...
Dan banyak lagi...

Emang asli dari mana, Pak?

Reply
avatar
Wahid Nugroho
AUTHOR
7 Februari 2012 10.27 delete

hehe, saya dah mau 5 taun di Luwuk. sekarang hal2 yg kayak di atas itu udah hapal di luar kepala mas :P

Reply
avatar